Fauna Terverifikasi Ahli Fahutan UNTAN

Semut Ekor Emas (Polyrhachis dives)

Oleh: RADEN RIANDANU ADITYA NUGROHO KALIMANTORO
•
Kamis, 06 November 2025
•
Pontianak Tenggara, KOTA PONTIANAK
Semut Ekor Emas (Polyrhachis dives)

Deskripsi & Catatan Observasi

Keterangan habitat dan catatan spesimen di lapangan

Tubuh Polyrhachis dives berwarna hitam mengilap dengan tekstur agak kasar. Spesies ini dikenal memiliki duri-duri kecil (spines) pada bagian punggung (mesosoma), yang menjadi ciri khas genus Polyrhachis. Antena mereka panjang dan beruas, membantu dalam komunikasi dan pencarian makanan. Seperti semut lain, tubuhnya terbagi menjadi kepala, mesosoma, dan gaster, dengan tiga pasang kaki yang ramping namun kuat, memudahkan mereka memanjat tumbuhan.Polyrhachis dives hidup dalam koloni besar yang terdiri dari ribuan individu dengan sistem kasta: pekerja, prajurit, dan ratu. Mereka membangun sarang di pepohonan atau semak menggunakan jaringan sutra dari larva semut, yang dianyam oleh para pekerja untuk merekatkan daun-daun menjadi sebuah sarang besar. Semut ini aktif di siang hari (diurnal) dan sering terlihat bergerak berkelompok dalam jumlah banyak saat mencari makan. Polyrhachis dives dikenal juga sebagai “Asian Weaver Ant”, meskipun berbeda genus dari semut tenun Oecophylla.

Dokumentasi Pendukung

Foto & rekaman observasi tambahan (2 berkas)

Dokumentasi Spesimen
Dokumentasi Spesimen

Lokasi Penemuan

Alamat Temuan: , Jl. Daya Nasional, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak

Kecamatan Bansir Laut
Kabupaten Pontianak Tenggara
Kota / Wilayah KOTA PONTIANAK
Koordinat GPS -0.05026, 109.35286
Buka di Google Maps
Kontributor Lapangan
RADEN RIANDANU ADITYA NUGROHO KALIMANTORO
Citizen Science Terdaftar

Spesimen Terkait Lainnya

Hanguana major
06 Sep 2026
Hanguana major
Oleh: Muhammad Firdaus
lanthanotus borneensis
27 Feb 2026
lanthanotus borneensis
Oleh: NOVILIAYANTI NOVILIAYANTI
Eria Leiophylla
04 Feb 2026
Eria Leiophylla
Oleh: K.T.O Viani
Coelogyne Pandurata (anggrek hitam)
14 Jan 2026
Coelogyne Pandurata (anggrek hitam)
Oleh: K.T.O Viani